Pekerjaan Kawasan PKB Dimulai, Gubernur Koster Tak Ingin Pembangunan Dilakukan Sembrono

 Pekerjaan Kawasan PKB Dimulai, Gubernur Koster Tak Ingin Pembangunan Dilakukan Sembrono

Prosesi upacara awali pekerjaan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di lahan eks galian C Klungkung. (ist)

Digiqole ad

SEMARAPURA – baliprawara.com

Pekerjaan pematangan lahan kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB), di Kabupaten Klungkung, resmi dimulai. Pekerjaan ini ditandai dengan upacara Ngeruwak, Nyapuh Awu lan Mulang Dasar yang dipuput oleh Ida Shri Bagawan Putra Nawa Nata Wangsa Pemayun, Rabu 12 Januari 2022.

Gubernur Bali, Wayan Koster yang hadir langsung pada kegiatan ini, mengatakan, Pusat Kebudayaan Bali ini, akan berisi fasilitas pentas seni, museum tematik, serta terintegrasi, terpadu dalam sektor-sektor lainnya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Tidak saja menampilkan budayanya, tapi PKB ini akan memberikan efek pada ekonomi. 

 

Gubernur Bali koster menegaskan, pembangunan di tempat ini (Galian C, red) tidak boleh dilakukan secara sembrono. Karena dirinya mencatat, kawasan ini merupakan wilayah yang sempat menjadi tempatnya para korban letusan Gunung Agung, korban G30S/PKI, dan korban lainnya, sehingga menjadi tempat yang leteh. 

“Jadi investor sebesar apapun, tidak akan bisa ada yang jalan, kalau niatnya tidak baik. Karena sebelumnya disini banyak bertebaran investor, yang kena tipu juga banyak sampai ada korbannya, bahkan pembangunan pelabuhan Gunaksa yang menghabiskan APBN Rp 200 miliar lebih itu juga sampai mangkrak pembangunannya. Jadi Saya yakini bahwa pembangunan disini tidak bisa dilakukan secara sembrono,” katanya.

Oleh karena itulah, pihaknya sedang mengagendakan upacara penyucian di kawasan PKB ini, agar arwah-arwah korban bisa disucikan kembali dan dibuatkan tempat sucinya. Jadi ini pekerjaan yang harus Kita lakukan. (MBP)

 


See also  Masa Pandemi Covid-19, Pasangan Usia Subur Diminta Menunda Kehamilan

Berita Terkait