Masuk ITB STIKOM Bali, Berbagai Kemudahan Menanti Lulus SMK TI Bali Global

 Masuk ITB STIKOM Bali, Berbagai Kemudahan Menanti Lulus SMK TI Bali Global

Prof. Dr. I Made Bandem, MA.

Digiqole ad

DENPASAR – baliprawara.com 

Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), tak hanya terserap di dunia Industri, namun banyak juga yang menjadi wirausaha seperti hal nya lulusan SMK Teknologi Informasi (TI) Bali Global. Namun, bagi lulusan yang ingin melanjutkan kuliah dengan berbagai kemudahan, tidak perlu khawatir. 

Seperti dikatakan Prof. Dr. I Made Bandem, MA, salah seorang Pendiri ITB STIKOM Bali yang juga Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar (Yayasan WDS Denpasar) yang menaungi ITB  STIKOM Bali. Bagi para lulusan SMK Teknologi Informasi (TI) Bali Global yang ingin melanjutkan kuliah, ada kabar gembira. ITB STIKOM Bali memberikan banyak kemudahan bagi mereka untuk melanjutkan kuliah di kampus  TI terbaik nomor 2 di Indonesia untuk kategori Perguruan Tinggi Swasta bidang TI ini. 

 

Dikatakannya, Yayasan WDS dan ITB STIKOM Bali berkolaborasi dengan pihak lain, membangun tujuh SMK TI Bali Global di Bali, Politeknik Nasional (Polnas) Denpasar, Politeknik Ganesha Guru (G2) Singaraja, dan Sekolah Tinggi Teknologi Bandung (STT Bandung), Jawa Barat. 

Prof. Made Bandem merinci, saat ini di Bali ada tujuh SMK TI Bali Global. Yakni, SMK TI Bali Global Denpasar di Jl. Tukad Citarum No. 44 Renon, SMK TI Bali Global Badung yang beralamat di Jl Tibungsari. Br. Kwanji, Desa Dalung, Kuta Utara., SMK TI Bali Global Jimbaran yang beralamat di Jl. Kampus Udayana No. 20 Jimbaran, Kuta Selatan.,  SMK TI Bali Global Karangasem yang beralamat di Jl. Untung Surapati No. 99X Padang Kerta, Amlapura; SMK TI Bali  Global Klungkung di Jl. Dewi Sartika, Semarapura; SMK TI Bali Global Singaraja beralamat di Jl. Pulau Timor No. 24 Banyuning, Singaraja, dan terakhir adalah SMK  Pandawa Bali Global yang beralamat di Jl. Janger, Dauh Yeh Cani, Abiansemal, Kabupaten Badung. 

“Dari tujuh SMK TI Bali Global ini tiap tahun kami meluluskan sekitar 800 orang siswa,” kata Prof. Bandem. 

SMK TI Bali Global Klungkung.

Karena itu, mantan Rektor ISI Denpasar dan ISI Jogjakarta ini menghimbau kepada para orang tua agar tidak perlu ragu menyekolahkan putra putrinya di ITB STIKOM Bali.

“Mungkin banyak orang tua belum tahu  bahwa SMK TI Bali Global dan ITB STIKOM Bali adalah bagian dari STIKOM Bali Group. Jadi, kalau anak-anak mau lanjut kuliah di ITB STIKOM Bali tentu kami utamakan karena banyak kemudahan yang mereka dapat, terutama keringanan biaya kuliah,”  terang Prof. Bandem. 

See also  Ketersediaan Oksigen, Masih Menjadi Kendala dalam Penanganan Pasien Covid-19

Lebih lanjut dikatakannya, program keringanan biaya kuliah ini sudah diberlakukan sejak lama. Kemungkinan banyak orang tua yang belum mengetahui kemudahan ini. Untuk itulah, saat ini, pihaknya kembali menyampaikan hal itu, “Dalam situasi pandemi Covid-19 ini, mari bergabung di ITB STIKOM Bali, Polnas Denpasar atau Poltek G2 Singaraja bahkan kalau mau ingin kuliah di Jawa Barat  gabung saja di STT Bandung,” ajaknya.

 

Di tempat yang sama, Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan membenarkan pernyataan Prof. Made Bandem. “Betul sejak semua SMK TI Bali Global berdiri kami memberi kemudahan bagi para lulusannya melanjutkan kuliah di ITB STIKOM Bali dengan meringankan biaya kuliah mereka hingga 50 persen dari biaya normal. Bahkan mahasiswa kurang mampu, kami memberi kesempatan magang di luar negeri supaya punya gaji untuk membiayai kuliahnya dan bisa membantu keluarganya,” tegas Dadang Hermawan.

Dadang merinci, keringanan biaya kuliah itu terdiri dari 50 persen Dana Pendidikan Pokok (DPP) dan 50 persen biaya kuliah per semester. “Semua informasi ini tertera jelas dalam laman penerimaan mahasiswa baru. Silahkan klik di: www.siap.stikom-bali.ac.id,”ujar Dadang Hermawan.

Selain itu, Dadang masih memberi kesempatan lagi jika solusi pertama itu juga dirasa oleh sebagian orang tua masih menjadi kendala.  “Caranya ya dengan mencicil. Intinya, masalah biaya jangan menjadi penghalang niat anak-anak melanjutkan kuliah di ITB STIKOM Bali,” pungkas Dadang Hermawan.

Direktur Polnas Denpasar, I Made Adi Purwantara, S.Kom., M.Kom, juga sangat welcome bagi lulusan SMK TI Bali Global dan umum untuk menjadi mahasiswa Polnas Denpasar. Cukup bayar Rp 500 ribu, sudah menjadi mahasiswa Polnas. Kampus ini memiliki tiga program studi (Prodi), yakni Prodi Teknik Elektronika, Prodi Komputerisasi Akuntansi, dan Prodi Usaha Perjalanan Wisata. 

See also  Lakukan Edukasi Protokol Kesehatan, Kelurahan Sanur Sasar Pasar dan Restaurant 

 

“Setelah membayar biaya pertama hanya Rp 500 ribu tadi, bulan berikutnya membayar biaya pendidikan pokok (BPP) Rp 185 ribu selama 24 bulan dan membayar biaya pendidikan per semester Rp 596 ribu per bulan, selengkapnya silahkan klik di sini; http://polnas-denpasar.ac.id/daftar/,” jelas Adi Purwantara.

Bagi calon mahasiswa baru di Kabupaten Buleleng, Poltek G2 yang beralamat di Jl. Pramuka No. 5 Singaraja juga memberikan tawaran menarik, seperti disampaikan Direktur Poltek G2, Ir. Anak Agung Ngurah Adhi Jaya, MM.Kom. Kampus dengan tagline “Kerja Dulu Baru Sarjana” ini memiliki tiga prodi, yakni Prodi Teknik Komputerisasi Akuntansi, Prodi Teknik Komputer, dan Prodi Manajemen Informatika.  Selain biaya kuliah dapat dicicil, banyak tersedia beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

“Dengan tagline kerja dulu baru sarjana,  misi kami adalah mencetak lulusan yang siap kerja. Setelah punya uang, mereka lebih gampang melanjutkan kuliah hingga sarjana, tanpa bantuan biaya  dari orangtuanya ” kata Agung Adhi Jaya. (MBP)

 

Berita Terkait