Kepala Biro Pengelolaan BMN Cek Lokasi Lahan Relokasi Lapas Singaraja

 Kepala Biro Pengelolaan BMN Cek Lokasi Lahan Relokasi Lapas Singaraja

SINGARAJA – baliprawara.com

Kondisi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Singaraja, akan segera direlokasi. Karena, kondisi Lapas yang ada saat ini, sudah over kapasitas, serta lokasi Lapas Singaraja masih berada di area pemukiman penduduk, di tengah kota, apalagi kondisi bangunan lapas yang sudah kurang layak.

Lokasi relokasi Lapas Singaraja ke daerah Barat Buleleng, yakni di Desa Patas, Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng. Yang mana, lokasi lahan rencana Pembangunan Lapas Singaraja ini, tidak jauh dari akses Jalan Utama, yaitu Jalan Singaraja-Gilimanuk. Untuk lebar jalan menuju Lapas ini, sangat lebar, dengan luas tanah kurang lebih 7,21 hektar.  

Kepala Biro Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), Novita Ilmaris, menyampaikan agar sebelum merencanakan pembangunan lapas diharapkan dapat berkoordinasi terlebih dahulu dengan PLN Unit Pelaksana Transmisi Bali ( PLN UPT Bali). Hal itu kata dia penting dilakukan untuk memastikan terkait dengan kelayakan untuk melakukan pembangunan, pengukuran jarak aman, serta faktor keamanan lainnya. 

 

“Cek kembali dengan tim dari PLN serta konsultan perencana untuk memperoleh informasi dan data pendukung yang akurat dalam rangka pengusulan pembangunan lebih lanjut,” ucap Novita, didampingi Kepala Bidang Pembinaan, Bimbingan dan Teknologi Informasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, I Nyoman Mudana, saat peninjauan aset Barang Milik Negara dan pengecekan lokasi lahan pembangunan Lapas Singaraja, Kamis 4 Agustus 2022.  

Setelah melaksanakan koordinasi, Kepala Biro Pengelolaan BMN beserta tim melaksanakan pengecekan langsung ke lokasi lahan untuk rencana pembangunan Lapas Singaraja yang berada di Desa Patas, Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng. Setelah melihat lokasi secara langsung, Kepala Biro Pengelolaan BMN berpesan agar dapat menghubungi pihak perencana untuk membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB) terkait biaya penataan lahan.  “jangan sampai biaya penataan lahan lebih tinggi dari pembangunan blok hunian,” ucapnya. (MBP)

See also  Pengunjung dan Guide, Terseret Arus di Pantai Kelingking

 

Berita Terkait