Bupati Badung Belum Rencanakan PKM

 Bupati Badung Belum Rencanakan PKM
Digiqole ad

Mangupura – baliprawara.com

Pemerintah Kota Denpasar mulai menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM). Berbeda halnya dengan Denpasar, Pemkab Badung sejauh ini belum ada rencana melaksanakan hal tersebut.

Menurut Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Pemkab Badung tidak menerapkan PKM karena jika kebijakan itu ditempuh maka semua kebutuhan masyarakat harus juga dipenuhi. Untuk itulah, pihaknya tidak memberlakukan PKM.

“PKM atau pembatasan kegiatan masyarakat, kami tidak batasi. Kalau memang terjadi pembatasan kegiatan kepada masyarakat, berarti kita harus menanggung semuanya,” ujarnya di sela-sela penyerahan Bantuan Sosial Tunai (BST) Kementerian Sosial di Desa Belok Sidan, Kecamatan Petang, Jumat (15/5).

Oleh karenanya, di kabupaten Badung menurutnya cukup dengan menyadarkan masyarakat mengenai pentingnya mencegah penyebaran Covid-19 secara bergotong royong, gerak cepat dan tepat sasaran. Kalaupun ingin melaksanakan PKM maupun Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sudah ada ketentuan undang-undang yang harus diikuti.

“Itu sudah ada UU yang mengatur. Bilamana kasus Covid-19 ini peningkatannya sangat drastis, masuk pada kriteria yang sudah diatur pada regulasi, berdampak pada wilayah lain, yang ini masuk kategori PSBB,” bebernya. (MBP)

See also  Tak Ikuti Protokol Kesehatan, PUPR Kota Denpasar Sidak Pekerja Bangunan 

Berita Terkait

2 Comments

  • “First Ever” Complete In-Video Checkout System for WordPress – https://bit.ly/3l0fgwr

  • How he makes $1,300 per day – http://2dr.eu/TXfqhI

Leave a Reply

Your email address will not be published.