400 Ribu Penumpang Terlayani di Bandara Ngurah Rai Selama Libur Nataru

Digiqole ad

MANGUPURA – baliprawara.com

Pelaksanaan Angkutan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), dilakukan pada saat dunia global termasuk Indonesia mengalami pandemi Covid-19 yang belum sepenuhnya pulih. Bahkan, isu munculnya virus varian baru Covid-19 yakni Omicron, membuat semua pihak baik dari sektor transportasi maupun sektor kesehatan menjadi lebih waspada dan berhati-hati dalam penerapan Protokol Kesehatan selama periode angkutan Nataru.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandar udara (Bandara) Internasional I Gusti Ngurah Rai, Herry A.Y Sikado, mengatakan, berdasarkan data selama periode Nataru, tanggal 17 Desember 2021 sampai dengan 4 Januari 2022 atau selama 18 hari, lalu lintas penumpang di Bandara tersibuk kedua di Indonesia ini, mengalami peningkatan. Bahkan, peningkatan tersebut sangat terlihat jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. “Pada periode Nataru tahun ini, selama dibukanya posko Nataru sejak tanggal 17 Desember 2021 sampai 4 Januari 2022, terjadi peningkatan jumlah penumpang sekitar 56.05% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Yaitu sebanyak 406.682 penumpang, naik dibandingkan periode nataru tahun sebelumnya, yakni 260.476 penumpang,” kata Herry, saat apel penutupan posko Nataru, Rabu 5 Januari 2022.

 

Sementara, jumlah arus pergerakan penumpang datang maupun berangkat tertinggi, atau puncaknya terjadi pada tanggal 19 Desember 2021 sebesar 28.975 penumpang. Sedangkan kata dia, pada akhir masa Nataru, terjadi puncak arus balik sebesar 24.731 penumpang, yakni pada tanggal 2 Januari 2022.

Lebih lanjut kata Herry, khusus untuk arus pesawat udara domestik yang datang maupun berangkat, mengalami penurunan sebesar – 6,15% selama periode Nataru dengan jumlah total 3.299 pergerakan pesawat udara dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya yaitu 3.515 pesawat udara. 

Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV, Putu Eka Cahyadhi mengatakan, kegiatan posko terpadu angkutan Nataru 2021/2022, di Bandara Ngurah Rai, berjalan lancar, aman dan terkendali. Berbagai regulasi baik yang berkaitan dengan protokol kesehatan telah dilaksanakan oleh unsur-unsur terkait, baik penyelenggara bandara, maskapai, ground handling, instansi pemerintah serta tim posko Nataru Bandara Ngurah Rai.

See also  Pembangunan PLTG dan Jawa-Bali Connection, Bali Siap Mandiri Listrik 2025

“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerjasama seluruh pihak selama periode angkutan Nataru di Bandar udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personil dari satuan tugas masing-masing yang telah berkorban waktu, tenaga, dan pikiran sehingga operasional posko ini dapat berjalan aman, tertib, dan lancar dari awal hingga akhir,” ucapnya. (MBP)

 


Berita Terkait