News Pendidikan

Luncurkan Program D2 Fastrack, PNB Gandeng SMK Wujudkan SDM Qualified Sesuai Kebutuhan Industri 

Spread the love

MANGUPURA – baliprawara.com

Politeknik Negeri Bali (PNB) sebagai lembaga vokasi, kembali lakukan “Pernikahan Massal” dengan meluncurkan program D2 Fastrack menggandeng pihak SMK se-Bali dan Industri yang ditandai dengan penandatanganan MOU, Kamis (8/4/2021) di St Regis. Hadir pada kesempatan tersebut, Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi Kemendikbud Wikan Sakarinto, S.T, M Sc, Ph D., Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dudi, Dr. Ahmad Saufi, S.SI., M.SC.,  perwakilan dari 18 SMK di Bali, perwakilan kadin Bali, Gapensi, Akli Bali, Asosiasi Chief Engineering, Bank BPD Bali, GM the Apurva Kempinski dan GM St. Regis Bali Resort.

Ditemui usai kegiatan peresmian, Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi Kemendikbud Wikan Sakarinto, S.T, M Sc, Ph D., mengatakan, melalui kegiatan ini, pihaknya memandatkan kepada PNB untuk mendirikan D2 Fastrack. Dengan bidang prodi seperti D2 Perhotelan, D2 Usaha Perjalanan Wisata dan D2 Teknologi rekayasa perawatan utilitas bangunan. “Tujuannya adalah pernikahan segitiga antara PNB dengan Hotel-hotel, serta didukung oleh seluruh SMK di Bali,” katanya.

Lebih lanjut kata Wikan, SMK D2 Fastrack ini bukan merupakan program baru. Namun menurutnya ini merupakan inovasi program lama yang dikombinasikan. Yang mana nantinya siswa ini akan mengikuti pendidikan di SMK selama 3 tahun dan dikombinasikan dengan D2 selama 3 Semester atau 1,5 tahun di PNB dan Industri. “Prakteknya nanti, untuk kurikulum dibuat bersama antara PNB, Industri dan SMK. Sejak kelas 1 SMK, siswa akan diajar oleh 3 jenis guru, yakni guru SMK, guru kampus PNB dan dari Industri. Begitu juga untuk kegiatan magang juga dirancang bersama sejak awal,” terangnya.

Dikatakan, untuk praktek nanti, PNB sudah bekerjasama dengan The Apurva Kempinski, St Regis, Conrad dan sejumlah hotel di Bali. Terkait program ini, saat ini sudah ada sebanyak 90 SMK di Bali yang berminat. Namun, karena masa pandemi dan pembatasan kegiatan, untuk kegiatan kali ini, penandatanganan MOU dihadiri perwakilan sebanyak 18 SMK di Bali. “Setelah penandatanganan MOU ini, harus segera ditindaklanjuti dengan menyusun kurikulum bersama untuk D2 Fastrack,” katanya mengingatkan.

Sementara, Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dudi, Dr. Ahmad Saufi, S.SI., M.SC., mengucapkan selamat atas diluncurkannya program D2 Fastrack antara 18 SMK pilihan dengan PNB. Dikatakan, untuk program awal ini, ada 3 prodi yang akan diampu, yakni program perhotelan, jasa perjalanan wisata serta jasa perawatan hotel. “Program ini adalah program permulaan. Kedepan program seperti ini diharapkan bisa diperbanyak atau diperluas di Politeknik lain di seluruh Indonesia yang bekerjasama dengan SMK. Dengan cara ini nilai tawar anak-anak kita akan lebih baik di Dunia Industri,” ucapnya.

Direktur PNB I Nyoman  Abdi, SE., M.eCom., menyampaikan dengan launching hari ini, tentu sesegera mungkin pihaknya akan lakukan koordinasi, berkolaborasi bersama menyusun kurikulum selanjutnya dengan guru SMK, Industri dan PNB. Sehingga benar-benar launching hari ini bisa di follow up sesegera mungkin. Dengan harapan, akan terjadi kolaborasi yang kuat antara PNB, SMK dan Industri untuk mewujudkan SDM yang benar benar qualified dan benar benar sesuai dibutuhkan oleh industri. “Itu harapan terbesar kami, mudah-mudahan ini bisa kita teruskan secara berkelanjutan secara berkesinambungan dalam waktu yang panjang,” (MBP)

READ  62 Ribu Penumpang dari Jakarta, Surabaya dan Lombok Terlayani Saat Liburan Paskah 

Related Posts