News Sosial

DPD HPI Bali, Bantu Sembako Untuk Anggota

Spread the love

DENPASAR – baliprawara.com

Pandemi Covid-19  berdampak di segala sektor, terutama di sektor pariwisata. Bali sebagai daerah pariwisata, sebagian besar masyarakatnya bekerja di sektor pariwisata, termasuk para pramuwisata atau guide yang tergabung dalam DPD HPI Bali.

Menurut Ketua DPD HPI Bali, Nyoman Nuarta, dampak pandemi Covid-19 ini sudah dirasakan sejak bulan Maret 2020. Dimana para pramuwisata yang tergabung dalam DPD HPI Bali ini, sudah tidak lagi bisa bekerja. Karena pariwisata sudah tidak berjalan lagi. 

Menyikapi hal tersebut, DPD HPI Bali secara internal memberikan bantuan berupa paket sembako bagi para anggota dengan harapan bisa meringankan beban anggota dikala pandemi Covid-19, Senin (20/7). Pemberian sembako ini merupakan rangkaian penyaluran sembako yang sebelumnya dilakukan oleh pihak kementerian pariwisata. Mengingat jumlah bantuan sembako dari kementrian masih belum mencukupi untuk anggota DPD HPI Bali. 

“Anggota DPD HPI Bali, yang berjumlah sekitar 6000 orang, masih tersisa sekitar 600 orang belum mendapatkan bantuan sembako, maka DPD HPI Bali secara internal melakukan kegiatan pembagian sembako bagi anggota ini,” katanya disela pembagian Sembako.

Nyoman Nuarta menambahkan, dana bantuan ini menggunakan dana organisasi. Dimana dari dana yang telah dikumpulkan selama ini dalam bentuk iuran anggota dalam program suka-duka anggota, dipergunakan untuk pengadaan sembako ini.

Sementara, bantuan sembako ini diberikan kepada anggota yang memiliki lisensi keanggotaan yang masih berlaku. Sedangkan, bagi anggota yang lisensi keanggotaanya mati lebih dari 1 tahun maka tidak diberikan bantuan. Hal itu dianggap anggota tersebut sudah tidak lagi melakukan kewajibannya seperti membayar iuran pada lembaganya. Namun anggota yang lisensinya mati sebelum satu tahun masih diberikan bantuan.

“Bantuan ini diharapkan bisa membantu para anggota walaupun nilainya kecil, tapi ini merupakan bentuk perhatian DPD HPI Bali kepada para anggotanya. Termasuk iuran yang selama ini dibayar oleh anggota sudah diberi keringanan dengan membayar setengah dari jumlah seharusnya. Adapun sembako yang diberikan berupa beras, mie instan, minyak goreng, kopi, dan gula,” ujarnya.

Mengingat kondisi pariwisata yang belum bisa dipastikan kapan kembali normal, maka seiring waktu pihak DPD HPI Bali juga masih memikirkan program untuk anggota terkait keberlangsungan kesejahteraan anggota. Pihaknya juga berharap kondisi pandemi Covid-19 ini segera berakhir dan kondisi pariwisata bisa berangsur-angsur normal kembali. (MBP7)

READ  Gerakan Bali KemBali, Diharapkan Memberikan Dampak Positif Bagi Pariwisata

Related Posts